Langsung ke konten utama

Postingan

Featured post

Mood Booster❤

Bismillahirrahmanirrahim Sebaik-baik mood booster, adalah kalimat Allah. Buat kalian yang sedang bersedih. Semoga membantu. Terjemahan Al Quran, surah Fushilat. 30. Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: "Tuhan kami ialah Allah" kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: " Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu " 31. Kamilah pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta. From me, with a lot of love❤❤❤
Postingan terbaru

Menjadi Kecil

Memilih mundur dan berhenti dari sebuah komunitas ngaji, tentu bukan keputusan yang mudah. Tapi keputusan berhenti itu tak lantas membuatmu khianat terhadap Tuhanmu. *** Sudah bertahun tahun aku bersama komunitas ini. Semua pengalaman dan ilmunya, membuatku bertumbuh menjadi lebih baik. Tapi jenuh sudah pasti ada. Satu tahun terakhir ini aku bergumul dengan perasaan tidak menentu. Tiap rasa malas itu mendera, aku selalu mencari motivasi untuk melawannya. Hanya saja aku sudah kehabisan motivasi itu. Seribu satu motivasi tetap tak membantu. Aku hanya perlu mengakui bahwa aku jenuh, lelah, dan perlu suasana baru. Aku benci pandangan mata itu, yang mengisyaratkan kemunduranku sebagai bentuk futur dan khianat. Sepertinya ada banyak yang perlu diperbaiki dari cara pandangmu itu. Bahkan untuk berhenti saja, perlu mengumpulkan keberanian jua. Tak mudah. Semua terasa sulit. Tudingan itu, tatapan mata itu, perspektif negatif. Tentu disertai dengan kalimat memojokkan dan menyudutkan. Aku dihakimi...

Roller Coaster

Hidup ini seperti roller coaster. Mana ada hidup yang mulus seperti mimpimu? Justru yang hadir seperti dentuman petir menggelegar dan hujan yang rintiknya mengenai tubuhmu bertubi-tubi tanpa ampun. *** Aku punya keinginan kecil yang ku sebut dengan sungguh, tapi tak ku wujudkan sebab mustahil. Jalan ke Palangka dengan Dahlia, sobi kuliahku dulu, sekadar menyusuri lagi jalanan Palangka dan bersua dengan dosen kami. Tapi tahun berlalu, keinginan itu terwujud tanpa rencana matang. Aku tiba tiba saja ke Palangka bersama Dahlia mewakili lomba MGMP kami. Dan di sela sela itu, kami punya waktu luang di siang hari untuk jalan, kami sempatkanlah mewujudkan keinganan kecil itu. Tapi ternyata keinginan sederhana nan sepele itu sulit juga dijalankan dengan mulus. Kami salah rute kampus, kami harus jalan kaki puluhan meter, sudahlah badan kami ini belum pulih betul, remuk redam sebab perjalanan jauh ke Palangka, ini rasanya dengkul sudah mau jejeritan karena kami paksa jalan. Kami duduk di pinggira...

Manusia Manusia yang Bahagia

Hari ini kamu ulang tahun. Keluargamu menjanjikan makan malam bersama dan membawakan hadiah yang sangat indah. Bagaimana perasaanmu sejak kamu membuka mata di pagi hari? Ah rasanya walau matahari masih malu malu dan bersembunyi di balik mendung, kamu bahaaaagiaaa sekali. Bahkan dengan hujan yang mengguyur deras pun, hatimu tidak kelabu. Sebab ada kebahagiaan di hari ini. *** Hari ini gajian. Bahkan disertai dengan bonus juga. Sejak pagi, matamu berbinar binar. Sarapan telur mata sapi yang agak gosong pun kau telan dengan suka cita. Tak apa katamu, hari ini kamu bahagia. Motor butut yang agak mogok dan terbatuk. Ah hal kecil. Di kepalamu sudah menari nari barang yang akan kau beli setelah nanti menerima gajian dan bonus itu. Rasanya hari ini langkah kaki kurusmu begitu ringan. *** Hari ini orang tuamu yang sakit beberapa waktu lamanya, akhirnya dinyatakan pulih total dan boleh pulang dari rumah sakit. Setelah kamu merawat beliau jatuh bangun, sampai badanmu ikut juga sempoyongan, kini s...

Pagi Hari~

Pagi hari yang ku lalui, kini membuatku terlanjur nyaman. Duduk sendirian di kantor sepagi itu saat masih belum ada satu orang pun yang hadir, kecuali Aldi satpam. Mendengar deru motor anak-anak saja atau suara langkah kaki yang mereka seret tiap berjalan. Tanpa ada satu orang pun selain aku di kantor. Tidak perlu ada interaksi, hanya aku dan diriku yang setengah mengantuk. Sarapan dulu, mendengarkan lagu, kipasan, sambil scroll sosial media. Sesimpel itu. Alhamdulillah gaji UMR + tunjangan wau. Hehe Fiuh Btw, bensinku belum terisi, mau mencoba beli bensin di POM baru dekat sekolah, tapi kenapa aku takut? Haha

Sibuklah

Sibuklah, Sampai keseharian orang lain yang ia bagikan lewat unggahannya tak lagi menyita perhatianmu. Sibuklah, Sampai curhatan mereka di sosial media berikut emosi yang menguar tak mampu mengganggumu. Sibuklah, Sampai kau ada di titik bodo amat dan tak penasaran pada apa yang mereka bahas dengan suara sekecil mungkin di ruangan itu. Sibuklah, Sampai kau temukan bahwa hidupmu lebih berharga ketimbang drama hidup mereka. Sibuklah, Sampai pertemuan mereka yang tak melibatkanmu tidak lagi kau ambil pusing. Sibuklah, Sampai tiap foto yang mereka abadikan tanpamu, tak membuatmu risau sedikitpun. Sibuklah, Sampai segala pencapaian orang lain hanya kau jadikan sebagai pemecut semangatmu, alih alih kau justru sandingkan dengan ketertinggalanmu. Sibuklah, Sampai kau mulai fokus membuat daftar panjang apa yang ingin kau lakukan, kau capai, dan kau raih. Sibuklah, Sampai semua rumor atau gosip di muka bumi ini tak lebih menarik daripada tangga-tangga kemajuan yang mulai kau pijak. Sibuklah, Dan ...