Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Ramadhan

Featured post

Mood Booster❤

Bismillahirrahmanirrahim Sebaik-baik mood booster, adalah kalimat Allah. Buat kalian yang sedang bersedih. Semoga membantu. Terjemahan Al Quran, surah Fushilat. 30. Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: "Tuhan kami ialah Allah" kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: " Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu " 31. Kamilah pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta. From me, with a lot of love❤❤❤

Dari Natasha Rizky Aku Belajar ...

Dewasa ini, mode pakaian makin beraneka macam. Kemudahan bertransaksi juga semakin ugal-ugalan. Semakin para perempuan berlomba menggunakan pakaian modis nan trend di jamannya, semakin aku juga sempat goyah dan menginginkan hal serupa. Celana kulot, rok span, kemeja yang lengannya bisa digulung, sweater atau hoodie, kerudung yang hanya disampirkan ke pundak. Padu padan pakaian warna bumi yang lucu lucu itu.  Padu padan yang tetap sopan namun tidak syari . Kamu kira aku tergoda? Jelas! Tentu iya! Sebagai manusia dan perempuan yang menyukai keindahan. Apalagi kalau IGS-ku isinya selebgram influencer yang pakaiannya begitu. Semakin menggebu keinginanku mencoba memakainya. Begitulah ujian kehidupan. Sudah berpakaian syari, digempur dengan kerudung segiempat ukuran 115 cm corak warna warni.  Tapi beberapa bulan terakhir aku tersadar. Dan aku bersyukur mengikuti IG Natasha Rizky. Tiap kali ku lihat pakaiannya yang syari dan sederhana, masya Allah. Semoga Allah mencurahkan kasih saya...

Merayakan Kemenangan

Bismillahirrahmanirrahim... Insya Allah besok 1 syawal, hari raya Idul Fitri yang ke-tigapuluhtahun untukku. Hari kemenangan bagi mereka yang telah memerangi ujian ujian sebelumnya. Setiap tahun momennya tentu berbeda, semakin tergerus, semakin terasing. Apakah aku yang menua hingga aku kehilangan ingatan hari raya, atau memang jamannya sudah berganti. *** Beberapa belas tahun silam, ingatanku kembali ketika adikku masih berumur 3 tahun. Aku menggenggam thr dari ibu. Adikku sudah tertidur dengan ibu di sebuah kasur besar berseprai kuning cerah, dan aku keluar rumah untuk melihat pesta kembang api, ku abadikan dalam handphone dengan resolusi yang tidak jelas. Suara takbirannya menggema, bertalu-talu tak berhenti hingga pukul 9 malam. Aku ingat malam itu. Dan malam ini, tak ada takbiran yang menggema, hanya sayup-sayup mengalun terdengar, seolah takut mengganggu dan dianggap tidak bertoleransi. Dentuman kembang api hanya dua tiga kali terdengar, mungkin banyak yang merasa bahwa membakar ...

Cerita Ramadhan

Minggu terakhir kerja... Setelah ini libur hari raya. Ah. Akhirnya terlalui juga masa masa ramadhan sambil bekerja. Setiap pagi berangkat dengan menggigil kedinginan. Perut begah, melilit, dan tidak nyaman. Tapi karena terus dijalani, ternyata dua minggu sudah berlalu. Dan kini memasuki minggu ketiga. *** Ramadhan ini selalu menyisakan gurat kesedihan dan banyak harapan. Kesedihan tersebab tidak maksimal menjalani ramadhan, dan harapan agar bertemu ramadhan berikutnya. Aku merasa aman di bulan ini, seolah bulan ini punya magis yang bisa menguatkan setiap keimanan manusia, menjadi tameng bagi hati hati yang rapuh, dan menjadi penyembuh bagi luka yang ada. Namun selama menjalani ramadhan, ternyata tidak mudah juga. Harus bergelut dengan rasa tidak nyaman karena maag, rasa mual dan sakit perut. Hingga untuk mendirikan shalat dhuha saja selalu banyak alasan. Atau kantuk yang tidak tertahankan ketika bangun sahur, lagi lagi mencari alasan untuk tidak shalat tahajud. Pikiran yang dipenuhi in...

Doa hari ke6

Doaku... Hidupku normal, tenang... Ada Allah, aku akan kuat dan hebat... Aku sembuh, aku bisa menjadi bermanfaat... Aku pemberani, ceria, bersemangat... Aku dan semua orang di sekelilingku akan selalu menjadi orang baik, berbuat kebaikan, dan Allah ridho atas kebaikan yang kami lakukan... Aku bisa segera umroh bersama keluarga besar dan teman temanku...umroh yang lancar dan diterima Allah. Aamiin

H Minus Lebaran

Dini hari tadi, aku bingung harus minum susu berbren atau minum kopi milo. Karena rencananya bakal nyicil bersihin rumah. Akhirnya, minum susu aja, soalnya malamnya udah bikin mi, masa paginya ngopi? Apa gak stres ntar perutku yang mungil ini? Setelah minum susu, dan menyelesaikan rutinitas saur-subuhan. Aku mulai dengan merendam semua baju, plus seprai, selimut pakai deterjen. Sambil direndam, aku ngelepasin semua tirai, dan juga kelambu. Tadi pas lagi saur, isi kepalaku adalah urutan kegiatan yang harus ku lakukan, biar lebih epektip dan episien. Soalnya kalau gak digituin, nanti malah buang buang waktu dan tenaga. Kan susah kalau lagi puasa gini, pas aus? Jadi urutannya ya gitu, ganti seprai, seprai yang lama (termasuk seperangkat alat shalat dibayar tunai SAH  sarung bantal guling), selimut dsb direndam, sambil nunggu, aku lepasin tirai, terus kalau udah, aku nyuciin rendaman tadi, fyi tirai gak boleh digabung sama rendaman awal ya, kan debu banget coi. Jadi a...

Eid Mubarak

Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum~ Semoga Allah menerima amalan puasa kita. Aamiin... Asalamualaikum❤❤❤ Selamat hari lebaran teman teman... Sejak kemarin suara takbir bertalu talu, menambah syahdu di penghujung ramadhan. Lebaran tahun ini jelas berbeda. Kami kehilangan lagi salah seorang dari keluarga kami. Pagi ini usai shalat Id, kami nyekar ke makam. Baru kali ini ziarah kubur. Makam ternyata lumayan padat karena banyak yang bertandang kemari membawakan bunga dan doa. Dan baru kali ini juga liat makam pakde. Subhanallah. Tanah kuburnya licin dan banyak semut merah. Ada juga kaki seribu. Aku mulai ngeri membayangkan bagaimana jadinya kalau aku yang disana. Aku tertunduk dalam dalam, takut air mataku jatuh. Beberapa nisan di sekitar, aku kenal dengan pemiliknya yang kini telah tiada. Ya Allah, sejatinya kita hanya menunggu giliran... Semoga Allah mematikan kita dalam keadaan yang baik. Sejak di masjid tadi aku sebenarnya feeling uneasy. Entah kenapa ...

Believe

Bismillah. Percaya rencana Allah. Siang ini selepas dzuhur, pakde dilarikan ke rumah sakit karena pingsan. Aku membayangkan mencari beliau di kamar inap, mencari tiap ruang, menelusuri nama nama ruangan dan tersesat seperti biasanya. Nyatanya, sesampainya di rumah sakit, beliau masih di ruang tindakan di IGD. Lagi lagi di bayanganku, pakdeku cuma sedang dipasangi infus dan gelang pengenal seperti biasa. Tapi tindakan dokter untuk beliau ternyata lebih serius dari dugaanku. Harus pakai kejut jantung. Masya Allah. Berkali kali ku dengar dari balik tirai, dokter dan perawatnya bergumam. Mungkin sekitar 20 menit, tak kunjung disingkap tirainya. Kami tak bisa melakukan apapun selain memanjatkan doa pada Allah. Aku pun menelpon keluarga besar, meminta mereka menghampiri kemari. Perawatnya sempat memberitahukan pada kami "jantungnya sudah lemah bu, kami sudah coba berkali kali. Doanya aja ya". Bude ku hanya diam kebingungan. Aku pun bingung harus melakukan apa. Nam...

Ketinggalan Jaman

Pengumuman kelulusan yang entah kenapa selalu identik dengan aksi corat coret baju kemudian konvoi. Tahun 2011 yang lalu. Saat pengumuman kelulusan dilaksanakan. Sebenarnya sekolah pun melarang kami corat coret baju. Karena apa? Ya jelas karena tidak ada manfaatnya. Tapi sebagian besar dari kami tetap saja mewarnai baju kami dengan pylox dan kesana kemari mengedarkan tanda tangan. Aksi itu dilaksanakan di sekolah, dan guru-gurunya ada. Mungkin mereka akhirnya mengalah dan memaklumi kenekatan kami. Namun di sudut, ada beberapa dari kami yang lebih memilih untuk main game dan membiarkan seragamnya tetap polos. Tutup mata dengan keramaian di depannya. Asik dengan dunia mereka. Di jamanku sekolah, mungkin aksi corat coret baju sekolah masih in. Tapi untuk sekarang, kenapa kesannya kurang oke ya? Apa mungkin karena aku sudah melalui jaman itu? Apa faktor usia? Apa karena aku sudah menyadari sepenuhnya bahwa aksi itu sangat tidak manfaat? Apa karena it's boring? ...

Akhirnya eSPeDe!!!

" Pada hari ini, rabu 17 juni 2015, Mukti telah mempertahankan skripsinya dihadapan tim penguji. Dan setelah mendengar pendapat dari para dosen, saya sebagai penguji utama mewakili tim menyatakan Mukti Nirmala Sari dengan NIM ACC 111 0015 LULUS sidang skripsi dengan sedikit perbaikan. Perbaikan terhitung dari hari ini sampai 14 hari ke depan ... "