Langsung ke konten utama

Featured post

Mood Booster❤

Bismillahirrahmanirrahim Sebaik-baik mood booster, adalah kalimat Allah. Buat kalian yang sedang bersedih. Semoga membantu. Terjemahan Al Quran, surah Fushilat. 30. Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: "Tuhan kami ialah Allah" kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: " Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu " 31. Kamilah pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta. From me, with a lot of love❤❤❤

Kos Putri 165

 Assalamu'alaikum, Blogger... 

Tidak terasa sudah 3 tahun saya tinggal di kota cantik ini. Menjadi pendatang memang bukan hal yang mudah, karena selain kita harus bisa beradaptasi, kita juga harus bisa menemukan tempat tinggal yang cocok dan nyaman. Selama ini saya sudah 3 kali pindah kos-kosan. Mulai dari di daerah Yos Sudarso, Pangeran Samudera, dan yang terakhir di Borneo. Alhamdulillah, sekarang saya sudah menemukan kos yang sesuai dengan keinginan saya.

Nah, dengan segala kerendahan hati saya :D Hari ini saya akan berbagi pengalaman selama berada di kos saya ini, yaitu Kost Putri 165. Yuk disimak!

Kost Putri 165. Apa sih arti namanya? Dulu saya kira memang nomor rumahnya 165, eh ternyata bukan. Usut punya usut, angka 165 itu memiliki arti, 1 itu Tuhan Yang Maha Esa, 6 itu rukun iman, dan 5 itu rukun islam. Wah, islami banget ya, Blogger. Hehe. 

Sebelum saya menginjakan kaki ke kos ini, saya masih tinggal di daerah Pangeran Samudera. Saat itu, saya memang punya rencana untuk pindah kos, karena kos yang saya tinggali tidak aman alias habis kemalingan. Beberapa teman saya sering sekali cerita tentang kos putri di Borneo, katanya di dalamnya ada kapalnya, bagus, dan bla bla bla. Keesokan harinya karena penasaran, saya dan dua orang teman saya mencoba menyambangi tempat yang dimaksud. Saat itu sekitar akhir maret 2012, kondisi jalan di Borneo masih tidak nyaman, jalannya berlubang, belum banyak kos-kosan, dan penuh semak di kiri-kanan. Rasanya mau mencapai kos putri 165 ini lama sekali, buset ini jalan apa hutan, pikir saya dalam hati. Tapi alhamdulillah, sekarang daerah Borneo mulai ramai, jalannya juga lumayan enak. 

 Akhirnya setelah berjam-jam melewati jalan Borneo, berbeloklah kami ke sebuah bangunan mirip rumah di sebelah kanan jalan. Wah, rumah siapa ini? Saya bertanya-tanya dalam hati, bagus betul! Kemudian tanpa menunggu lama, masuklah kami ke dalam bangunan ini. Ada semacam ruang tamu yang dilengkapi dengan akuarium, tivi, dan meja kursi. Kemudian ruang tamu dan halaman di belakangnya dibatasi dengan kaca besar. Saya takjub dibuatnya, dan mungkin semua orang yang baru pertama kali ke bangunan ini pun akan mengalami hal yang sama. Ada banyak pintu-pintu berjejer di kiri kanan saya, ada pohon berbaris rapi, dan yap ada kapal! Saya terperangah, kagum. Rapi sekali tempatnya, ini hotel?

Kost Putri 165 Tampak Depan
Tempat Nonton Tivi

Ruang Tamu
Saya pun melihat sekeliling, eh kos putri ko ada cowoknya? Di ujung jalan ini ada seorang pria yang sedang bersih-bersih, mungkin penjaganya kali ya. Saya dan teman-teman pun menyapa beliau, menyampaikan maksud ingin melihat-lihat kos. Dengan senang hati beliau menunjukkan kamar-kamar yang ada disini. Nah perlu Anda tau, di kos ini punya 3 tipe kamar. Kamar yang pertama dengan dapur, kamar mandi + WC di luar, harganya 500.000/bln, kamar kedua dengan kamar + dapur + kamar mandi + WC di dalam, harganya 550.000/bln, dan kamar ketiga yang lengkap semuanya dan cukup lebar harganya 600.000/bln. Semua kamar dilengkapi fasilitas kasur, ranjang, rak piring, lemari, rak jemuran, meja, dan kamar mandinya pakai shower! Haha. Dan sekarang fasilitasnya tambah lengkap karena plus WiFi. 
Kapal Dilihat Dari Ruang Tamu

Tampak Kiri

Dilihat Dari Kamar Saya

Dilihat Dari Atas

Nah singkat cerita saya pun pindah ke kos putri 165 ini tanggal 1 April 2012 atau tepatnya 2 tahun silam. Kamar saya nomor 14, letaknya di ujung dekat tangga. Alhamdulillah tempatnya memang nyaman, aman, dan yang penting penghuni disini ramah-ramah. Nyaman karena air, listrik, dan masalah pembayaran kos lancar. Kami tidak pernah ditagih untuk bayar kos tepat waktu, haha. Aman, karena kamar kami letaknya di dalam, dan wilayah dalam bersih dari orang luar terutama laki-laki, jadi tidak perlu khawatir akan kemalingan. Saking amannya, saya jarang menutup jendela dan pintu walau keluar rumah. Ramah, ya alhamdulillah semua tetangga ramah sekali, saling melempar senyum setiap bertemu.

Nah Kamar Saya Diujung Sana
O iya Blogger, ada satu hal yang perlu saya deskripsikan disini. Ingat pria yang pertama kali saya lihat di kos ini? Nah beliau itu Papi (Pak Pirdaus-pen.), beliau lah yang mengurus kos ini dan juga mengurus kami. Selain ramah, beliau juga suka membagikan makanan dengan kami (anak kos), seperti es pisang ijo, pisang coklat, kue, dan masih banyak lagi. Dulu saat saya mulai menempati kos ini, beliau masih belum beristri, selang beberapa bulan kemudian, beliau melangsungkan pernikahannya dan kami ketiban rejeki lagi (makan gratis). Dan sekarang istrinya (Mami Ana) sedang hamil ^^. Barakallah semoga jadi keluarga Sakinah Mawaddah Warahmah.

Hal menarik lainnya dari kos ini adalah, setiap malam jum'at, penghuni disini biasanya melakukan pengajian dan arisan. Nah kebetulan tanggal 15 mei kemarin, pengajian dilakukan dengan Papi sebagai tuan rumahnya, kami dijamu dengan rawon handmade Mami Ana. Hmmm...enak loh, Blogger. :q

Apalagi ya yang ingin saya ceritakan lagi? Ya saya rasa cukup sampai disini ya, Blogger... Hehe
Untuk lebih jelasnya bisa dilihat di http://kostputri165.blogspot.com/
Semoga bermanfaat dan bisa menemani siang Anda hari ini...

Komentar

  1. Cie cie cie mukti punya blog. Horee....
    Btw potonya papi jeleg banar. Ga ada yg lbih hitam lagi kah...? Hehe..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha...sudah lama Mukti punya blog kalii :P

      Hapus
  2. Balasan
    1. Hahaha....maap Pi.. itu kan juga nemu di blog piann :D ngga ada poto pian eh...wkwkwk

      Hapus
  3. kos putri 165 memang top banget,nyaman,aman..kalau saya boleh usul,gimana kalau kos putri 165 punya kantin juga,jual cemilan,makanan pokok,minuman,pasti lebih seru lagi hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kaka....kalau bisa mami aja buka kantin di atas kapal tuh... Jadi kalau kita lapar, kita bisa jajan ke atas :D
      Makasi kaka udah mampir ke blog ^^

      Hapus
  4. Kebetulan nih singgah disini, saya lagi cari kos Putri yg nyaman dan aman dekat kampus buat anak saya yg mau kuliah di unpar, krn kami ndak punya keluarga/kenalan disana jd searching di geogle, makasih ya semoga pas kesana masih ada kamar kosong

    BalasHapus
  5. kost campur atau khusus laki laki ada gak yang seperti ini di palangka????? help for info....urgen

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

My Hardest Part (1)

Bismillahirrahmanirrahim... Aku akan memberanikan untuk membuka sebuah luka dalam hidupku. Ini tentang sesuatu yang menimpaku setahun yang lalu. Jika ada dari kalian yang merasa tidak nyaman dengan tulisan ini, bisa skip saat ini juga. Tulisan ini entah akan jadi berapa bagian. Saking panjang dan lamanya. *** Kalian mungkin pernah mampir ke tulisanku di bulan maret 2023, judulnya NKTCTHI (Nanti Kita Tidak Cerita Tentang Hari Ini) yang juga ada part 2-nya .  Aku kekeuh selama itu tidak ingin membuka luka ini di blog-ku, karena aku masih beranggapan ini adalah sebuah aib. Tapi waktu berlalu, banyak pengalaman yang ku dapat, banyak artikel dan cerita orang lain bersliweran, yang membuat aku mengerti bahwa ini bukanlah aib, dan tak apa kalau kita terbuka membicarakan ini. Luka ini seperti luka luka lain yang normal untuk dimiliki dan bisa sembuh. Luka ini bisa terjadi pada siapa saja. Luka ini pun bukanlah dosa, jadi tak apa. Tujuan aku menceritakan luka ini adalah aku sangat berharap...

Mood Booster❤

Bismillahirrahmanirrahim Sebaik-baik mood booster, adalah kalimat Allah. Buat kalian yang sedang bersedih. Semoga membantu. Terjemahan Al Quran, surah Fushilat. 30. Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: "Tuhan kami ialah Allah" kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: " Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu " 31. Kamilah pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta. From me, with a lot of love❤❤❤

My Hardest Part (4)

Bismillahirrahmanirrahim... Baca dulu part sebelumnya ya, part 1 , part 2 , dan part 3 . Hari-hari berjalan perlahan. 21 Maret itu aku mulai memberanikan diri jalan berdua dengan temanku ke kafe di kota kami. Pagi-pagi kami sudah duduk manis memesan es stroberi dan nasi goreng. Kafe-nya masih sepi. Sejak itu, aku mulai berani membuka diri di keramaian (yang sepi). Selama sakit aku sama sekali tidak keluar rumah untuk main, pikiranku runyam sekali, aku lebih suka tiduran di samping ibuku. Dan kini aku menatap jalan raya dari balik jendela kafe.  Ah. Menyenangkan bisa kembali setelah nyaris kehilangan diriku . Setelah dari kafe, kami ke miniso, kemudian jalan memutari sebuah kebun hijau. Aku bersyukur untuk banyak hal. Aku mulai kembali kerja lagi. Walau masih tertatih. Atasanku sangat bijaksana saat itu, beliau memberikan aku ruang dan waktu hingga pemulihanku.  Beliau tidak menuntut banyak hal. Aku menjalani hari yang terik dan hujan yang dingin. Ku nikmati tiap detailnya deng...

My Hardest Part (2)

Bismillahirrahmanirrahim Tulisanku kedua, yang pertama bisa baca disini . Aku tidak tau kapan tulisan ini akan rampung ya.  *** Aku dan ibu akhirnya membuat janji temu dengan psikiater. Malam-malam gerimis kami memesan taksi online. Aneh rasanya di sepanjang perjalanan, apalagi saat supirnya mencoba ramah dengan bertanya apakah kami mau berobat? Berobat apa? Padahal satu-satunya dokter yang ada saat itu adalah dokter jiwa. Aku bertemu psikiater. Rasa di dalam dadaku campur aduk. Takut, malu, sedih, dan emosi lain silih berganti. Aku menceritakan apa yang ku alami pada dokternya, sambil menggegam erat buku jariku, sesekali aku menangis. Dokternya merespkan obat, mengatakan padaku bahwa sakitku ini memang ada, namanya anxiety disorder  atau gangguan kecemasan berlebih, dan bisa diobati.  Waktu pengobatannya enam bulan. Tapi sebenarnya waktu pengobatannya fleksibel, bisa lebih cepat, bisa juga lebih lama. Bahkan bisa tahunan. Aku lemas dan gontai berjalan keluar ruangan. Puk...

😫

Banyak yang ingin ku tuliskan, tapi aku masih urung. Rasanya terlalu banyak yang ingin dibagikan, mulai dari hikmah Allah memperjalankan aku ke Jakarta, koperku yang kode kuncinya berganti, rekeningku yang ludes, sampai semua halnya. Aku bingung mau menulis darimana... Emosiku masih menyertai tiap tulisan ini. Tiap kali aku bercerita, perasaanku masih tidak nyaman, rasanya aku linglung. Entah bagaimana aku memaknai hidupku, yang pasti aku yakin Allah akan menggariskan yang terbaik. Memang pedih menjalaninya, tapi pasti semua yang terbaik✨ Huaaaaaaaaa

Catur dan Filosofi Absurdku

Sedari kecil bapakku yang master catur (ceilah) sudah mengajariku bermain catur. Dari sekian banyak permainan catur, ada satu serangan yang sangat berkesan dan selalu ku coba untuk lakukan ke lawan mainku. Tapi selalu gagal karena 'kebetulan' mereka melakukan gerakan lain, sehingga serangan fajarnya gagal total. Fyi, serangan fajar yang dilakukan bapakku tadi, berhasil melumpuhkan aku dalam waktu sepersekian menit. Mungkin 2 sampai 5 menit. Sangat traumatis! Anyway, aku suka bermain catur, kalau boleh dikatakan, tingkatanku di atas pemula lah. Aku bisa menang kalau lawanku seimbang, tapi kalau lawanku sudah pro, aku akan K.O juga. Sore ini aku main catur online saja, karena di rumah tidak ada yang bisa catur kecuali bapak. Dan bapak sangat repot. Ternyata lumayan seru juga, aku melawan manusia sungguhan soalnya, bukan robot. Sore ini aku menang. Hehe Di sekolah aku bolak balik bermain catur, tentu sama bapak bapaknya, karena ibu ibunya tidak ada yang bisa main. Satu satunya ibu...

Surat Terbuka untuk Kelas XII 2018

Demi menulis apa yang sedang menyesaki kepala, sampai rela meninggalkan soal ulangan yang padahal dikejar deadline. Bismillahirrahmanirrahim... Jadi, malam ini, Nak. Postingan ini ditujukan untuk kalian anak-anak ibu yang lucu dan menggemaskan (pada akhirnya kalian menjadi lucu dan menggemaskan bagi ibu). To be honest , jarang sekali momen paska perpisahan itu baper ya, sampai-sampai tertuang di blog ini. Tapi mungkin dua tahun cukup lah sebagai pertimbangan kenapa kalian agak berkesan hingga akhirnya ibu rela menuliskan surat ini disini.

Surat Cinta

Lagi lagi, ku tuliskan surat cinta ini. Aku berharap kamu membacanya, meski aku tau ini harapan yang mustahil. Jadi ku tuliskan saja untuk semuanya, semoga angin membawa kabar gembira ini sampai di telingamu. *** Aku masih suka melihatmu, Begitu melihatmu, darahku benar benar berdesir cepat sekali, telapak tanganku dingin, dan aku susah berpikir dengan jernih. Aku tergagap, tidak bisa berbicara, bahkan tersenyum pun enggan. Padahal aku sesuka itu padamu. Benar kata orang orang, kalau perempuan suka, jangankan bicara, menoleh pada orang yang ia sukai pun tak sudi. Aku sungguhan tidak bisa melihatmu dengan baik. Sebelumnya aku sudah berlatih untuk menatapmu barang 3 detik saja, kata para ahli, itu bisa menjadi pengirim sinyal kalau kita suka dengan orang tersebut. Aku sudah bertekad akan mencobanya, mencoba menatapmu. Tapi sial, baru sepersekian mili detik kita bertatapan saja, aku sudah kacau tidak karuan, aku buru buru buang muka. Menatapmu saja aku tidak bisa, apalagi bicara! Aku kada...

Kejujuran itu Terlampau Mahal

Hari ini aku berdiri di hadapan banyak pasang mata siswaku, sambil menggenggam puluhan lembar kertas soal.  Minggu lalu kami mengadakan PTS menggunakan aplikasi yang diakses dengan HP. Jaman semakin canggih, bahkan menjawab soal seperti ini saja diharuskan menggunakan teknologi. Ku akui memang lebih mudah menggunakan teknologi ini, tak payah kami mengoreksi jawaban satu satu dengan sebelumnya melubangi LJK pakai obat nyamuk. Walau katanya Lembar Jawaban Komputer, tetap saja mengoreksinya manual. Tapi begitulah~ Itu beberapa tahun silam. Meski kami tak bau asap obat nyamuk lagi, nyatanya teknologi selalu punya celah untuk dikeluhkan. Anak anak lebih suka berlelah lelah mempelajari tips dan trik untuk curang, ketimbang tips dan trik menjawab soal dengan mudah. Kalau guru punya 1001 cara untuk meminimalisir kecurangan, siswa juga punya 1001 cara menyiasati agar bisa curang. Apakah kecurangan senikmat itu? Hingga mereka lebih suka berkubang di dalamnya? Hari ini aku mengulang PTS itu. ...