Bismillahirrahmanirrahim Sebaik-baik mood booster, adalah kalimat Allah. Buat kalian yang sedang bersedih. Semoga membantu. Terjemahan Al Quran, surah Fushilat. 30. Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: "Tuhan kami ialah Allah" kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: " Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu " 31. Kamilah pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta. From me, with a lot of love❤❤❤
Assalamu'alaikum Blogger...
Bismillahirrahmanirrahim.
Sebelum memulai aktivitas saya sebagai
mahasiswa, maka ada baiknya mengosongkan beban di kepala dengan menuangkannya
ke dalam tulisan.
Selalu begini :’)
Jadi begini ceritanya, ini bulan januari, dan
kemarin desember (ah semua juga tau). Ya maksudnya, saya baru saja liburan, dan
namanya anak rantau liburan, pastilah pulang kampung. Nah saat ini saya ada di
kota kelahiran saya, Sampit. Lebih tepatnya sedang ada di kamar tercinta dengan
setumpuk buku di samping kanan dan laptop di hadapan. O iya, saya lagi duduk
manis di atas kasur, di depan saya ada lemari berpintu 3. Salah satu pintunya
sudah beralih kepemilikan sejak saya tinggalkan 4 tahun yang lalu. Siapa lagi
kalau bukan adik saya yang cantik, Dewi. Si Dewi mengisi lemari saya dengan
seragam eSDe-nya. Maklum sudah eSDe. Eh waktu berlalu begitu cepat. Dua pintu
sisanya masih tetap seperti yang dulu, bedanya sekarang lebih berantakan. Isi
lemari saya, bagian bawahnya baju dan bagian atasnya buku. *berhenti mengetik,
ada BBM masuk, saya lagi BBMan sama Zuhe, tau kan ya Zuhe?* Di bagian atas
lemari saya ada 3 buah celengan plastik warna warni, tapi percayalah itu hanya
celengan belaka tanpa ada uang sepeserpun, tragis ya? Di samping celengan ada
tas mickey mouse saya yang setengah
terbuka, isinya beberapa helai baju yang mau dibawa ke tanah rantau. *menarik
napas lagi* Ini nulis apa sih? -____-
Ahaha..maafkan saya ya. Sumpah lagi pusing,
jadi nulisnya semrawut begini. Ya selagi bisa dibaca, baca saja.
Oke lanjut cerita yang tadi, jadi saya ini baru
menyelesaikan liburan 2 minggu saya. Alhamdulillah, masih diberi kesempatan
Allah untuk liburan, kumpul sama keluarga. Tapi yang jadi masalah adalah, ini
saatnya kembali merantau. Semacam momen yang luar biasa menyebalkan. Dan ini
sudah kesekian-ratus-kalinya saya seperti ini. Selalu. Always. Abis liburan
pasti krisis semangat. Penyelesaiannya? Simpel. Jalani saja. Haha.
Iya, saya krisis semangat. Argh. Jadi apa yang
harus dilakukan? Terlebih adik saya yang alay luar biasa itu, selalu pasang
tampang sedih, galau, sok kesepian di kala kakaknya yang cantik ini mau
minggat. Pakai acara nyisipin surat ke tas saya lagi. Mau tau isinya? Ehem,
begini bunyinya “Mba, jangan lama-lama ya
ke Palangka-nya. Jangan dibuang suratnya. Ini yang nulis Dewi”. Tuh alay
kan? Alay lagi ketika dia sibuk bertanya kapan saya balik lagi ke Sampit, ya
mana tau kan, saya jawab saja sekenanya “nanti, masih lama”. Lalu wajahnya jadi
tambah menyebalkan dengan mata yang berkaca-kaca. Aih.
*menghela napas*
“Kapan mau balik ke Palangka?”
Lalala~
Sederet kalimat membosankan itu selalu saja
dilontarkan teman-teman kuliah saya. Misalnya saat akhir desember kemarin, lagi
asik duduk sore, ting! Smartphone alay berbunyi. Dan pesannya seperti di atas. Kemudian
kemarin, ada si Barbie menanyakan hal senada, ceritanya kalau saya sudah di
Palangka, mau diajakin nyalon. Oh ayolah, kita baru liburan loh, pertanyaannya
sudah menyebalkan saja. Hehe. Tapi sebenarnya yang menyebalkan itu saya
sendiri. Saya-lah yang membuat semuanya terasa menyebalkan, benar?
Akhirnya saya memang harus mengalah, ok
baiklah, kapan kita balik ke Palangka Raya? *bertanya pada diri sendiri* Mungkin
minggu atau senin. Jadi kapan? Masih belum pasti :’(
Baik, selama liburan ini apa saja yang sudah
dikerjakan?
-
Ketemu
keluarga- Bangun siang (sebenarnya saya ngga suka, tapi sumpah hawa subuhnya enak buat tidur)
- Hemat jajan
- Hemat pulsa
- Main ayunan
- Menyelesaikan nonton drama korea
- Bikin blackforest
- Ulang tahun di rumah
- Nyuci jaket tebal
- Main game Zombie
- Beli parfum yang cuma ada di Sampit
- Main ke mall
- Makan donat dan es krim di mall
- Minum es gratis tiap hari
- Makan mangga belakang rumah
- Main sama kelinci
- Dapat botol minum Tupperware pink
- Menyelesaikan deskripsi kesulitan yang akan diteliti (skripsi)
- Menulis daftar pustaka skripsi
Sudah. Oh sedikit ya? Haha. Tapi setelah
ditulis seperti ini, Alhamdulillah sedikit sadar, jadi ini saja yang baru saya
kerjakan selama liburan. Tapi sebenarnya, wajar sih, kan liburan?
Sekarang, apa yang belum dan seharusnya
dikerjakan?
-
Jangan
tidur lagi kalau pagi- Belajar untuk UAS Radiokimia
- Menyelesaikan kutipan materi bab II dalam skripsi
- Membuat PPT untuk seminar
- Membuat naskah wawancara untuk penelitian
- Mengecek instrumen
- Me-render video instrumen penelitian (ini fatal banget! Lupa)
Nah, itu saja. Sebenarnya kalau dipikir-pikir,
kegiatan yang di atas ini kan seharusnya tidak perlu dikerjakan selama liburan?
Tapi saya ngga tenang sih kalau masih ada hal penting yang saya tunda-tunda. Sepertinya,
galau malam ini juga akibat saya belum menyelesaikan PR di atas. Oke mari kita
selesaikan malam ini ^__^
Baik. Alhamdulillah, perasaan saya agak lebih
baik daripada beberapa puluh menit yang lalu. Jadi hal ini yang membuat saya
bersedih, karena banyak PR. *manggut-manggut* Saya rasa, liburan saya sudah
cukup, saya sudah melakukan beberapa hal yang tidak bisa saya lakukan jika saya
di rantau. Alhamdulillah, bersyukur saja. Dan inilah saatnya saya kembali
beraktivitas sebagaimana saya biasanya. Bukankah saya yang dulu memaksa mau
kuliah di Palangka Raya? Iya, kenapa sekarang cengeng? Banyak hal hebat yang
sudah saya lakukan di kota orang. Saya belajar mandiri. Banyak hal positif
selama saya kuliah, banyak sekali. Mungkin tidak akan saya dapat kalau saya
kuliah disini. Saya sudah sejauh ini, subhanallah pencapaian yang tidak mudah. Masa
kuliah saya tinggal 1 semester lagi, tinggal hitungan bulan lagi (insya Allah).
Ayo semangat, Mukti! Buktikan ke semua kalau kamu bisa. Kalau targetnya tidak
tercapai, ya ngga apa-apa, yang penting sudah berusaha. Nah sekarang usahanya
dulu harus maksimal. Oke.oke... Yeaaayy
Saya rasa cukup sampai disini. Saatnya mengerjakan
PR yang ditunda-tunda.
Sekian. Semoga bermanfaat.
Komentar
Posting Komentar